Setiap usaha baik fisik maupun mental dari penduduk untuk menghasilkan barang

PENJELASAN ATAS

UNDANG-UNDANG NOMOR 14 TAHUN 1969

KETENTUAN-KETENTUAN POKOK MENGENAI

TENAGA KERJA.

Apa yang dimaksud dengan tenaga kerja? Tenaga Kerja adalah setiap orang yang mampu secara fisik maupun mental melakukan suatu pekerjaan guna menghasilkan barang atau jasa baik itu untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri maupun untuk orang lain atau masyarakat. Menurut para ahli, Tenaga Kerja dapat diartikan sebagai berikut:

Tenaga kerja adalah setiap orang yang mampu melakukan pekerjaan guna menghasilkan barang dan atau jasa baik untuk memenuhi kebutuhan sendiri maupun untuk masyarakat.

2)    Rionga dan Yoga Firdaus

Tenaga kerja adalah setiap penduduk dalam usia kerja yang siap melakukan pekerjaan, antara lain mereka yang sudah bekerja, mereka yang sedang mencari pekerjaan, mereka yang bersekolah, dan mereka yang mengurus rumah tangga.

3)    Sumitro Djojohadikusumo

Tenaga kerja adalah semua orang yang bersedia dan sanggup bekerja, termasuk mereka yang menganggur meskipun bersedia dan sanggup bekerja dan mereka yang menganggur karena terpaksa akibet tidak ada kesempatan kerja.

Apa yang dimaksud dengan Angkatan Kerja dan Bukan Angkatan Kerja?

Tidak semua orang bisa diklasifikasikan sebagai tenaga kerja, karena pada hakikatnya tidak semua orang bisa dan mampu melakukan suatu pekerjaan. Oleh karena itu tenaga kerja terbagi atas dua kelompok, yaitu kelompok angkatan kerja dan kelompok bukan angkatan kerja.

1)    Kelompok Angkatan Kerja

Angkatan Kerja ialah setiap penduduk yang sudah memasuki usia kerja, baik yang telah bekerja, belum bekerja, atau sedang mencari suatu pekerjaan. Yang dimaksud dengan penduduk usia kerja adalah setiap penduduk yang memiliki usia antara 15 tahun sampai 64 tahun.

Perlu diingat bahwa tidak semua penduduk yang termasuk ke dalam usia kerja bisa disebut sebagai angkatan kerja, hal tersebut karena penduduk yang tidak aktif atau tidak beraktivitas dalam kegiatan ekonomi tidak termasuk dalam kelompok angkatan kerja. Secara umum angkatan kerja dibagi atas dua kelompok, antara lain yaitu kelompok angkatan kerja yang bekerja dan kelompok angkatan kerja yang tidak bekerja.

2)    Kelompok Bukan Angkatan Kerja

Tenaga kerja yang termasuk ke dalam kelompok bukan angkatan kerja adalah setiap penduduk yang belum ataupun sudah memasuki usia kerja namun tidak berminat untuk bekerja karena suatu alasan tertentu. Contohnya seperti pelajar, ibu rumah tangga dan sebagainya. Jika dikategorikan dengan usia penduduk bukan angkatan kerja merupakan penduduk yang memiliki usia antara 0-14 tahun dan penduduk yang memiliki usia lebih dari 64 tahun.

{|CATATAN| Tenaga Kerja merupakan bagian dari Ketenagakerjaan, oleh karena itu kami sarankan Anda juga membaca artikel berikut: Ketenagakerjaan}

Klasifikasi Tenaga Kerja

Tenaga kerja juga diklasifikasikan menjadi beberapa kelompok, yang secara umum dapat diklasifikasikan menjadi tiga kelompok, yaitu tenaga kerja terdidik, tenaga kerja tidak terdidik, dan tenaga kerja terampil.

1)    Tenaga Kerja Terdidik

Tenaga kerja terdidik ialah tenaga kerja yang memiliki keahlian pada bidang tertentu dan keahlian tersebut ia dapatkan dari bidang pendidikan. Contoh dari tenaga kerja terdidik antara lain adalah dokter, dosen, guru, pengacara, akuntan, dan sebagainya.

2)    Tenaga Kerja Terlatih

Tenaga kerja terlatih merupakan tenaga kerja yang mempunyai keahlian dalam bidang tertentu dan keahliannya tersebut ia dapatkan dari pengalaman serta latihan. Contoh dari tenaga kerja terlatih antara lain adalah tukang jahit, montir, supir dan sebagainya.

3)    Tenaga Kerja Tidak Terdidik dan Tidak Terlatih

Tanaga kerja tidak terdidik dan tidak terlatih merupakan tenaga kerja yang bekerja dengan cara hanya mengandalkan tenaga yang ia punyai saja, dan tidak memerlukan pendidikan serta latihan terlebih dahulu. Contohnya anara lain adalah pembantu rumah tangga, buruh kasar, kuli, dan pekerjaan lainnya.

Apa yang dimaksud dengan Kesempatan Kerja?

Tenaga kerja sudah pasti berhubungan dengan yang namanya kesempatan kerja. Kesempatan kerja bisa diartikan sebagai suatu keadaan yang menggambarkan adanya ketersediaan lapangan pekerjaan bagi para pencari kerja. Kesempatan kerja ini dapat memberikan peluang untuk angkatan kerja agar dapat melakukan fungsinya sebagai sumber daya ekonomi, yaitu dalam kegiatan ekonomi untuk membuat kesejahteraan bagi dirinya ataupun masyarakat secara luas. Kesempatan kerja terbagi menjadi dua bagian, yakni kesempatan kerja permanen dan kesempatan kerja temporer.

1)    Kesempatan Kerja Permanen

Kesempatan kerja permanen merupakan kesempatan kerja yang dapat memungkinkan seseorang untuk bekerja secara terus menerus atau sampai dengan ia pensiun serta tidak mampu lagi bekerja.

2)    Kesempatan Kerja Temporer

Kesempatan kerja termporer merupakan kesempatan kerja yang hanya dapat memungkinkan seseorang untuk bekerja dalam kurun waktu yang singkat atau hanya sementara.

Kesempatan kerja merupakan salah satu faktor yang sangat penting dalam kemajuan suatu negara. Kesempatan kerja yang banyak dapat mengindikasikan bahwa para pencari kerja dapat mendapatkan sebuah pekerjaan untuk modal mensejahterakan dirinya maupun keluarganya. Sedangkan kesempatan kerja yang sedikit akan memperkecil para pekerja untuk mendapatkan sebuah pekerjaan, sehingga akan menimbulkan masalah dan menjadi beban bagi negara.


             Pengertian angkatan kerja, tenaga kerja kesempatan kerja dan pengangguran

      Angkatan Kerja adalah penduduk yang sedang bekerja atau sedang mencari pekerjaan yang                berumur antara 15 – 64 tahun.

      Tenaga kerja adalah setiap orang laki-laki atau perempuan yang sedang dalam dan/atau akan                melakukan pekerjaan, baik didalam maupun diluar hubungan kerja guna menghasilkan barang            atau jasa untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

      Kesempatan kerja adalah lowongan yang tersedia untuk diisi oleh pencari kerja.

2.       Upaya meningkatkan kualitas kerja

 Dalam rangka meningkatkan kualitas tenaga kerja dapat dilakukan dengan cara :

a.       Peningkatan  pendidikan formal

b.       peningkatan gizi masyarakat

d.       Memberikan pelatihan keterampilan bagi yang mencari kerja.

 3.       Sistem Upah. Metode pembayaran upah adalah sebagai berikut :

a.       Upah menurut waktu (Masa Kerja)

c.       Upah borongan (Kontrak Kerja Yang disepakati)

d.       Upah premi (Kinerja di luar kelaziman misal di tempat berbahaya)

e.       Upah indeks (Berdasarkan tinggi rendahnya biaya hidup)

f.        Upah skala (Berdasarkan hasil penjualan)

g.       Upah partisipasi (Bonus)

h.       Upah mitra (Bonus dalam bentuk saham)

i.         Upah produksi (Berdasarkan jumlah produksi)

j.         Upah bagi hasil (Keuntungan perusahaan yang dibagikan kepada karyawan)

4.       Jenis-jenis pengangguran dan sebab-sebabnya

  Pengangguran menurut faktor penyebab dibagi atas :

         a .Pengangguran Friksional yaitu pengangguran yang terjadi karena kesulitan temporer dalam                  mempertemukan pemberi kerja dan pelamar.

         b.  Pengangguran struktural yaitu pengangguran yang terjadi akibat perubahan perekonomian suatu          negara dari agraris ke industri.

          c   Pengangguran musiman yaitu terjadi akibat pergantian musim.

         d.   Pengangguran Voluntary atau sukarela yaitu terjadi karena adanya orang yang sebenarnya masih         dapat bekerja tetapi dengan sukarela tidak bekerja biasa karena bosan bekerja atau mendapatkan         warisan yang besar.

         e.  Pengangguran deflasioner yaitu pencari kerja ingin memperoleh pekerjaan yang lebih baik dari           lowongan kerja yang ada.

         f.   Pengangguran teknologi yaitu disebabkan kemajuan teknologi.

         g.   Pengangguran siklis yaitu pengangguran karena berkurangnya daya beli masyarakat

5.       Sebab-sebab terjadinya pengangguran adalah :

a.                Angkatan kerja yang terus meningkat jumlahnya tanpa diimbangi oleh pertumbuhan lapangan             kerja  yang tersedia

b.                 Angkatan kerja yang mencari pekerjaan tidak sesuai dengan standar lapangan kerja yang ada.

6.      Dampak dan cara mengatasi pengangguran:

Pengangguran yang terjadi disuatu negara menimbulkan masalah yang kompleks dan menghambat pembangunan. Dampaknya antara lain :

a.       meningkatnya kriminalitas

c.       kualitas hidup yang semakin menurun

d.       kesehatan penduduk menurun karena kekurangan gizi dan lingkungan yang tidak sehat

e.       kualitas tenaga kerja menurun .

7.       Cara mengatasi pengangguran :

a.       Pengangguran struktural adalah peningkatan mobilitas modal dan tenaga kerja, memindahkan tenaga kerja yang lebih ke sektor yang kurang, mengadakan pelatihan, mendirikan industri padat karya.

b.       Pengangguran siklus/konjungtur adalah mengarahkan permintaan masyarakat terhadap barang dan jasa,meningkatkan daya beli masyarakat.

c.       Pengangguran musiman adalah pemberian informasi yang cepat tentang adanya lowongan pekerjaan di sektor lain, melakukan keterampilan di bidang lain.

d.       Pengangguran teknologi adalah selektif memilih teknologi, mengembangkan padat karya.

e.       Pengangguran sukarela adalah perluasan tenaga kerja dengan mendirikan industri baru terutama yang bersifat padat karya, menggalakkan pengembangan sektor informal, menggalakkan program transmigrasi untuk menyerap tenaga kerja disektor agraris dan sektor informal lainnya.

Petunjuk : pilihlah jawaban yang paling tepat dan berilah tanda silang ( X )

1.       Jumlah lapangan kerja yang tersedia, baik yang telah ditempati maupun jumlah yang masih           kosong disebut…

2.       Penduduk yang telah memasuki usia kerja yang mencakup orang yang sudah atau sedang bekerja, yang sedang mencari pekerjaan dan yang melakukan kegiatan lain disebut…

3.       Penduduk yang bekerja aktif menghasilkan barang dan jasa dan kelompok yang siap bekerja serta yang sedang berusaha mencari pekerjaan disebut….

4.       Golongan angkatan kerja ada yang bukan angkatan kerja adalah….

c.       Golongan pencari kerja

e.       Golongan yang putus sekolah

5.       Untuk menyerap banyak tenaga kerja, dikembangkan usaha…

6.       Pengangguran adalah…..

a.       Pekerja yang mendapat pekerjaan tidak sesuai dengan keahliannya

b.       Pekerja yang belum memiliki keahlian

c.       Angkatan kerja yang belum masuk kelompok usia kerja

d.       Tenaga kerja yang belum masuk dalam kelompok angkatan kerja

e.       Pekerja yang belum berhasil mendapatkan pekerjaan

7.       Setiap usaha baik fisik maupun mental dari penduduk untuk menghasilkan barang / jasa bagi pemenuhan kebutuhan disebut….


Page 2

https://youtu.be/bOesaFSgw6I